Taman Nasional Kelimutu

Danau Kelimutu_5

Danau Kelimutu dipopularkan seorang warga Belanda bernama Van Such Telen pada tahun 1915. Keindahannya semakin dikenal luas setelah Y. Bouman melukiskan keindahan dan perubahan warna air danau tersebut dalam tulisannya tahun 1929. Untuk mencapai lokasi danau, Anda dapat memulai dari Moni, kota kecil yang merupakan basecamp para backpacker.Pemandangan indah disepanjang jalan menuju lokasi danau sangatlah indah. Danau paling barat bernama Tiwu Ata Mbupu yang berarti ‘danau  jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal’. Danau yang berada ditengah disebut danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai atau ‘danau untukjiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal’. Danau yang paling timur disebut Tiwu Ata Polo atau ‘danau untuk jiwa-jiwa untukorang selalu melakukan kejahatan’. Warna ketiga danau tersebut selalu berubah-ubah.

Pesona

Danau Kelimutu_2Terdapat 3 (tiga) buah danau yang berlainan warna yang dapat membuat para wisatawan asing maupun lokal terpesona, serta aneka flora yang terdiri dari 140 species dalam bentuk tumbuhan berkayu (pohon perdu) dan 36 jenis tumbuhan herba, ekosistem endemik yaitu Bogonio Kelimutuensis,ekosistem Turuwara (Rhododendron Renschianum), yang bisa ditemui disekitar danau.

Dua jenis ini mengalami musim berbunga antara bulan Mei sampai dengan Agustus, akan memberikan warna merah pada tepian danau, sehingga menambah pesona keindahan danau kelimutu, selain itu juga dapat ditemui bunga abadi (Edelweis) jenis Anaphas Longifolia.

Danau Kelimutu_3Kita juga dapat menemui aneka jenis Fauna seperti Burung Garugiwa (Pachycephala nidigula) yang mempunyai suara sangat merdu dan sering disebut burung arwah karena jarang sekali menampakan diri, burung Garugiwa memiliki kicauan lebih dari 15 koleksi suara, burung Garugiwa paling aktif bernyanyi pada pagi hari, pada waktu cuaca cerah, antara jam 06.00 – 10.00, kicauan burung ini dapat dinikmati mulai dari pintu masuk kawasan hingga puncak kelimutu, selain itu juga terdapat burung jenis Gelatik batu kelabu (Parus major cinereus Vieillot).

Kita juga dapat menjumpai Macaca fascicularis (Raffles, 1821), secara umum juga dikenal dengan nama monyet ekor panjang adalah species yang tersebar luas wilayah tropis Asia tenggara (Eudey,2008). di kategorikan lagi dalam subfamily Cercopithecinae karena mempunyai gigi geraham yang rendah, mempunyai kantung pipi untuk menyimpan makanan dalam jangka waktu yang singkat, dan buah-buahan adalah makanannya .

Kegiatan

Para wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional kelimtutu dapat melakukan kegiatan dan aktivitas seperti Camping Ground di Desa Wologai Tengah, melakukan Tracking yang menantang, menikmati air panas alam liasembe di desa koanara, serta dapat juga menkmati kendahan air terjun Murundao di desa koanara.

Akomodasi

1. Sao Ria bungalow merupakan penginapan di dekat kawasan Taman Nasional Kelimutu.
2. Di dekat Kota Ende terdapat 1 buah Hotel (Tipe Bintang) dan 15 buah Hotel (Tipe Melati), di Kecamatan Detusoko terdapat 1 buah wisma.
3. Di kecamatan Kelimutu terdapat 1 buah Hotel (Tipe Melati), 1 Bungalow, 1 ecolodges dan 10 buah Homstay.
4. Di Kecamatan Wolowaru terdapat 1 buah hotel (Tipe Melati).

Kuliner

Para wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Kelimutu dapat pula menikmati Kuliner yang ada pada :
1. Restoran Flores Sare yang menyajikan masakan Asia.
2. Kelimutu Krater Lakes Ecolodge yang menyajikan masakan Asia, Eropa, Indonesia.
3. Chenty Restoran yang menyajikan masakan Asia.
4. Bambu Cafe menyajikan masakan Nasional, Asia , Eropa.

Transportasi

Melalui Jalan Darat :
=> Anda bisa memakai kendaraan pribadi, bus, maupun travel.
=> Dari Kota Ende menuju Danau Kelimutu dapat ditempuh dalam waktu ± 2 jam.
=> Dari Maumere menuju Danau Kelimutu dapat ditempuh dalam waktu ± 3 jam.
=> Dari Labuhan Bajo - Kota Ende - Danau Kelimutu membutuhkan waktu ± 12 jam.
=> Dari Ruteng - Kota Ende - Danau Kelimutu membutuhkan waktu ± 8 jam.
=> Dari Bajawa - Kota Ende - Danau Kelimutu membutuhkan waktu ± 5 jam.

Melalui Jalan Udara :
=> Jakarta - Kupang - Ende (setiap hari) membutuhkan waktu ± 5 jam, dari Ende kemudian menggunakan jalan darat menuju Danau Kelimutu.
=> Surabaya - denpasar - Labuhan Bajo - Ende (3x dalam satu minggu) membutuhkan waktu ± 3 jam, dari Ende kemudian menggunakan jalan darat menuju Danau Kelimutu.
=> Surabaya - Kupang - Maumere (setiap hari) membutuhkan waktu ± 4 jam, dari Maumere kemudian menggunakan jalan darat menuju Danau Kelimutu.

Melalui Jalan Laut :
=> Dari Surabaya Anda dapat pergi ke Danau Kelimutu melalui Pelabuhan Tanjung Perak dengan menggunakan kapal laut yang melayani penyebrangan ke denpasar - Lombok -waingapu - Ende (sebanyak 2x dalam satu bulan). Anda dapat turun di pelabuhan Ende dan melanjutkan melalui jalan darat menuju Danau Kelimutu.
=> Dari Kupang anda dapat pergi ke Danau Kelimutu melalui Pelabuhan Kupang – Pelabuhan Ende (4 x dalam satu bulan) dengan lama perjalan sekitar ±18jam setelah itu dilanjut perjalanan darat ke Danau Kelimutu.

Tips

Kelimutu biasanya diselimuti oleh kabut. Anda lebih baik berkunjung pada dini hari sekitar jam 3.30 pagi agar dapat menyaksikan suasana Matahari terbit yang menawan. Suasana inilah yang paling baik untuk menyaksikan pemandangan Danau Kelimutu. 

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Danau Kelimutu adalah bulan Juli dan Agustus. Silakan pesan hotel tempat Anda menginap dua bulan sebelum kunjungan. 

Cetak